Pengkajian Potensi PAD Dan Prediksi Penerimaan Pendapatan Daerah 2020

Dalam rangka menjalankan fungsi dan kewenangan pemerintah daerah dalam bentuk pelaksanaan kewenangan fiskal,  daerah harus dapat mengenali potensi dan mengidentifikasi sumber-sumber daya yang dimiliki. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Sulut selaku koordinator pendapatan daerah bersama Tim Ahli Ekonomi Bapenda melakukan brainstorming dalam menggali sumber-sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). 



Salah satu prospek peningkatan pendapatan kedepan   yang berpengaruh pada infrastruktur daerah adalah dengan hadirnya proyek-proyek berskala nasional dan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang di prakarsai oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE.  


Forum ini membahas tentang potensi PAD pada Tahun 2020 dengan melakukan pengkajian dalam rangka penyusunan target pendapatan yang mengacu pada capaian tahun sebelumnya. 

Kebijakan yang perlu ditempuh adalah dalam bentuk intensifikasi dan ekstensifikasi pemungutan serta upaya-upaya dan strategi dalam rangka optimalisasi pendapatan dengan memperhatikan kondisi ekonomi global. sehingga diharapkan PAD akan berperan dalam pembangunan infrastruktur daerah.

Salah satu upaya intensifikasi penerimaan PAD antara lain dengan kegiatan peningkatan pendataan ulang wajib pajak/retribusi yang lebih akurat melalui sistem database terintegrasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait manfaat pajak daerah.

Kegiatan brainstorming ini dipimpin oleh Kabid Perencanaan dan Pengembangan Bapenda Sulut, Ocvy T. B. Leke, S.Sos, dan Tim Ahli: DR. Vekie Rumate, SE, DR. Veky Masinambow, SE, M.Si, DR. Hizkia Tasik, SE, M.Si, para Kepala Bidang beserta para Kepala UPTD PPD Bapenda Kabupaten/Kota se-Sulut. (PTIP/ML)















Komentar



Kirim Komentar

Bagikan dengan: